Your Times

Kamis, 29 September 2011

Apa itu Desain Pemodelan Grafik ?


Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya.

Desain secara etimologi, istilah Desain berasal dari beberapa serapan bahasa, yaitu kata "designo" (Itali) yang secara gramatikal berarti gambar dan bermakna: 
  • to make preliminary sketches of
  • to plan and carry out
  • to form in the mind
dan kata "designare" (Latin) yang berati:
  • the arrangement of parts, details, form, color, etc so as to produce an artistic unit
  • a plan, scheme, a project
Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Desain pemodelan grafik suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafik, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafik diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafik dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Seni desain grafik mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Unsur dalam desain grafik sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual.

Sumber : www.wikipedia.com

Selasa, 05 April 2011

Joomla dan Website Daily Techno Updates

Tentang Joomla
Joomla adalah sebuah Content Managemen System yang  dapat digunankan oleh siapa saja untuk keperluan pembuatan website,  mulai dari yang sangat sederhana sampai dengan website yang sangat kompleks. Berikut beberapa jenis website yang dapat dibangun dengan Joomla. Joomla merupakan pengembangan dari open source project Mambo, yang dahulu sering disebut sebagai Mambo Open Source atau MOS.


Aplikasi Pendukung Joomla
Berikut ini adalah aplikasi pendukung yang mutlak ada sebelum Joomla diinstal pada
computer Anda.
1.  Aplikasi PHP, aplikasi PHP mutlak diperlukan karana Joomla sendiri dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP.
2.  Web Server Apache,   karena Joomla menggunakan bahasa pemrograman PHP, diperlukan sebuah server untuk mendukung aplikasi tersebut. PHP adalah bahasa pemrograman web bersifat server side. Aplikasi server yang dibutuhkan oleh Joomla adalah Apache.
3. Database MySQL, yang merupakan pilihan Joomla tempat menyimpan seluruh content web. MySQL merupakan Relational Database Management System yang berlisensi GNU/GPL. 

Menginstal Joomla
1.   Buat folder baru pada direktori C:\AppServ\www dengan nama Joomla  
Siapkan file package Joomla


Ekstrak file package Joomla dari direktori di atas ke dalam folder yang telah anda buat.  Lalu folder Joomla telah ter-Ekstrak ke dalam folder tadi, lalu ketikkan perintah “localhost/joomla” pada Address Bar Explorer, dan tekan Enter .

Selanjutnya akan muncul tampilan layar seperti di bawah ini, pilih Next.


Setelah itu, pilih Next pada tampilan layar sebagai berikut.


Lalu isi kotak isian yang telah disediakan. Kotak isian “Host Name” diisi dengan “Localhost”, kotak isian “MySQL User Name” diisi dengan nama user dari MySQL, kotak isian “MySQL Password” diisi dengan password dari MySQL, dan kotak isian “MySQL Database Name” diisi dengan nama   15 folder tempat kita meng-ekstrak file Joomla tadi. Sedangkan kotak isian yang terakhir tidak perlu kita ubah.


Setelah itu akan keluar kotak dialog seperti di bawah ini, lalu pilih OK .


Isikan nama website yang kita inginkan pada kotak isian yang disediakan, lalu pilih  Next.


Pada tampilan selanjutnya, akan muncul beberapa kotak isian. Kotak isian “URL” dan “Path” tidak perlu diubah, karena akan mengubah semua settingan direktori dari Joomla. Kotak isian “Your E-mail” diisi alamat e-mail kita, dan “Admin Password” diisi dengan password yang akan kita gunakan pada saat login sebagai administrator. Default password yang terdapat pada kotak isian “Admin Password” dapat kita ubah sendiri sesuai keinginan agar mudah kita ingat.


Berikutnya akan tampil jendela yang memberitahukan bahwa anda telah sukses menginstall Joomla. jendela di atas terdapat username dan password yang harus anda ingat untuk membuka jendela Control Panel dari Joomla.
Setelah selesai, tutup jendela tersebut dan buka jendela explorer baru.





Hapus folder “Installation” yang terdapat di dalam folder Joomla yang telah kita buat tadi.  
 

Setelah itu ketikkan alamat / URL Control Panel Joomla (contoh,http://localhost/joomla/administrator) kita pada address bar dan tekan Enter. Setelah itu, akan keluar tampilan Login untuk masuk pada jendela Control Panel Joomla.  Masukkan username dan password yang tadi telah kita setting, lalu klik Login.





Dan jendela Control Panel akan terbuka. Disini anda dapat mengedit apa saja tentang website joomla anda.